Umat Islam secara umum tidakvmenyadari akan bahaya perang pemikiran. Fenomena ini dibuktikan dengan banyaknya muslim yang secaraa sadar ataupun tidak mengikuti pemikiran, tingkah laku, dan gaya hidup orang kafir (Barat). Ketidaksadaran muslim terhadap bahaya ini menjadikannya kehilangan identitas dan kepercayaan diri sebagai umat muslim. Bahkan kebanggaan dengan tingkah laku jahiliyah ini telah dijadikan sebagai budaya.
Topik ini disampaikan agar kita memahami bahaya perang pemikiran yang dilakukan dengan berbagai cara dan sarana yang ada disekitar kita. Dengan memaparkan contoh, bukti, dan realitas tentang al-ghazwl al-fikri, diharapkan muncul kesadaran pada umat Islam sehingga umat mempunyai benteng dan kesadaran untuk memperbaiki dirinya.
Pihak kafir yang mengalami kekalahan yang beruntun dari pihak islam selama perang salib mencari alternatif untuk menghancurkan umat Islam. Mereka tidak pernah rela dan tidak pernah berhenti menyerang umat islam hingga umat Islam mengikuti millah mereka. Strategi yang dipilih untuk menghancurkan umat islam adalah al-ghazwl al-fikri. Al-ghazwl al-fikri adalah serangan pemikiran budaya, mental dan konsep yang dilakukan secara terus menerusdengan sistematik, teratur, serta terancang denagn baik. Hal itu dilakukan sehingga muncul perubahan kepribadian, gaya hidup, dan tingkah laku pada umat Islam.
Tujuan al-ghazwl al-fikri adalah merusak akhlak, menghancurkan pemikiran, melarutkan kepribadian, dan menjadikan muslim keluar dari agamanya. Usaha ini mulai dil;aksanakan sebelum jatuhnya khilafah islamiyah, dimulai dengan memutuskan hubungan diantara negeri islam di bawah khalifah islamiyah sehingga memunculkan paham nasionalisme, kekauman, dan kebangsaan. Pemisaan agama dari negara, orientalisme, kristenisasi dan gerakan pembebasan perempuan juga merupakan aktifitas al-ghazwl al-fikri yang sudah menunjukkan hasilnya pada sebagian umat islam yang sekarang telah berubah menjadi jahiliyah.
Kehidupan jahiliyah merupakan kehidupan yang jauh dari berkah allah, serta gelap tanpa panduan dan petunjuk dariNya. Kehiduoan ini akan merugikan kita di dunia dan di akhirat. Kejahiliyahan disebabkan karena prasangka buruk pada Allah, serta sombong. Hasil kejahiliyahan diantaranya adalah persangkaan jahiliyah, hukum jahiliyah, pengabdian jahiliyah, kebanggaan jahiliyah, dan kehidupan jahiliyah. Secara umum, jahiliyah merupakan sistem, konsep, dan amal kehidupan Individu yang berada dalam kegelapan cahaya Islam.
Mengembalikan kepercayaan umat Islam kepada agamanya sulit dilakukan kecuali dengan dakwah dan jihad yang dipelopori oleh harakah dan jama’ah Islamiyah. Kesulitan ini disebabkan karena tingkah laku dan gaya hidup jahiliyah sudah menyatu dengan diri muslim, misalnya perempuan yang berhias dengan make-up, pakaian yang mengikuti tren mode, juga kebiasaan tertentu seperti musik dan serta hiburan yang berlebihan, padahal aktifitas ini seharusnya dihindari dan dijauhkan dari kehidupan muslim. Kesulitan lainnya adalah karena umat islam telah mengidap penyakit cinta dunia dan takut mati.
Topik ini disampaikan agar kita memahami bahaya perang pemikiran yang dilakukan dengan berbagai cara dan sarana yang ada disekitar kita. Dengan memaparkan contoh, bukti, dan realitas tentang al-ghazwl al-fikri, diharapkan muncul kesadaran pada umat Islam sehingga umat mempunyai benteng dan kesadaran untuk memperbaiki dirinya.
Pihak kafir yang mengalami kekalahan yang beruntun dari pihak islam selama perang salib mencari alternatif untuk menghancurkan umat Islam. Mereka tidak pernah rela dan tidak pernah berhenti menyerang umat islam hingga umat Islam mengikuti millah mereka. Strategi yang dipilih untuk menghancurkan umat islam adalah al-ghazwl al-fikri. Al-ghazwl al-fikri adalah serangan pemikiran budaya, mental dan konsep yang dilakukan secara terus menerusdengan sistematik, teratur, serta terancang denagn baik. Hal itu dilakukan sehingga muncul perubahan kepribadian, gaya hidup, dan tingkah laku pada umat Islam.
Tujuan al-ghazwl al-fikri adalah merusak akhlak, menghancurkan pemikiran, melarutkan kepribadian, dan menjadikan muslim keluar dari agamanya. Usaha ini mulai dil;aksanakan sebelum jatuhnya khilafah islamiyah, dimulai dengan memutuskan hubungan diantara negeri islam di bawah khalifah islamiyah sehingga memunculkan paham nasionalisme, kekauman, dan kebangsaan. Pemisaan agama dari negara, orientalisme, kristenisasi dan gerakan pembebasan perempuan juga merupakan aktifitas al-ghazwl al-fikri yang sudah menunjukkan hasilnya pada sebagian umat islam yang sekarang telah berubah menjadi jahiliyah.
Kehidupan jahiliyah merupakan kehidupan yang jauh dari berkah allah, serta gelap tanpa panduan dan petunjuk dariNya. Kehiduoan ini akan merugikan kita di dunia dan di akhirat. Kejahiliyahan disebabkan karena prasangka buruk pada Allah, serta sombong. Hasil kejahiliyahan diantaranya adalah persangkaan jahiliyah, hukum jahiliyah, pengabdian jahiliyah, kebanggaan jahiliyah, dan kehidupan jahiliyah. Secara umum, jahiliyah merupakan sistem, konsep, dan amal kehidupan Individu yang berada dalam kegelapan cahaya Islam.
Mengembalikan kepercayaan umat Islam kepada agamanya sulit dilakukan kecuali dengan dakwah dan jihad yang dipelopori oleh harakah dan jama’ah Islamiyah. Kesulitan ini disebabkan karena tingkah laku dan gaya hidup jahiliyah sudah menyatu dengan diri muslim, misalnya perempuan yang berhias dengan make-up, pakaian yang mengikuti tren mode, juga kebiasaan tertentu seperti musik dan serta hiburan yang berlebihan, padahal aktifitas ini seharusnya dihindari dan dijauhkan dari kehidupan muslim. Kesulitan lainnya adalah karena umat islam telah mengidap penyakit cinta dunia dan takut mati.


Join The Community